Opini Gilhamto

Friday, December 28, 2007

Benazir Bhutto

Ya Allah,.. dunia kembali kehilangan seorang muslimah yang berani...
Apapun aliran politiknya, saya selalu mengagumi wanita satu ini. Bukan karena politik yang dianutnya.. melainkan kepercayaan dirinya yang kuat yang menyebabkan hilangnya rasa takut akan maut yang selalu mengintai. Tidaklah banyak orag yang seperti ini.

Disebuah koran disebut.. Megawati berusaha menyejajarkan diri dengan Benazir.. saya kira agak jauh dia di belakang Benazir. Benar mereka sama anak presiden, benar mereka adalah presiden perempuan dinegara masing-masing, akan tetapi dalam hal artikulasi berbicara, kemampuan komunikasi, intelegensia dan visi kenegaraan,.. semuanya hal yang sangat krusial sebagai modal negarawan, .. lebih dimiliki Benazir ketimbang Megawati ...

Pemimpin Indonesia perlu belajar banyak dari wanita utama Pakistan ini. Modal akademik, kemampuan komunikasi, pengalaman melihat dunia yang lebih lebar, keberanian mengambil resiko, strategi merancang masa depan partai dlsb. perlu mendapat perhatian utama. Politisi Indonesia kebanyakan muncul berkat kasak-kusuk, kong-kalikong, suap sini suap sana, mengambil keuntungan sebelum bekerja, pendek visi, self-centered, penganut nepotisme, primordialisme, croniisme, malah sebagain besar rasisme.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home